Senin, 23/07/2018 16:50 WIB
Jakarta - Tensi kedua pemimpin negara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran, Hassan Rouhani kian menggema. Terlebih setelah pasangan Melania itu menyerang balik Rouhani dengan pedas.
"Jangan pernah mengancam Amerika Serikat lagi atau anda akan merasakan koksekuensinya sepanjang sejarah, seperti yang pernah terjadi sebelumnya," kicau Trump menggunakan huruf kapital bertanda bahwa ia sangat marah.
Dalam Twitt berikutnya, Trump kembali mengancam Negeri Para Mullah itu. Ia mengatakan," Kami bukanlah Negara yang akan menoleransi kata-kata gila anda soal kekerasan dan kematian. Ingat itu!
Minggu sebelumnya, Presiden Iran dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Iran di negara-negara asing, mengatakan bahwa upaya terakhir AS ditujukan untuk melelahkan rakyat Iran.
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman
Gedung Putih Pastikan Wapres AS Bakal Pimpin Perundingan dengan Iran
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
"Rakyat Iran adalah tuan dan mereka tidak akan pernah tunduk pada siapa pun," kata Presiden Rouhani.
Ia mengatakan bahwa Amerika harus menyadari bahwa membangun perdamaian dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian dan berperang dengan negara adalah ibu dari semua perang.
Keyword : Iran Amerika Serikat Donald Trump Rouhani