Eropa Mantapkan Kerja Sama dengan Iran

Jum'at, 20/07/2018 11:45 WIB

Roma - Uni Eropa akan mendukung perusahaan di benua itu tetap melakukan hubungan bisnis dengan Iran dalam menghadapi dampak sanksi Amerika Serikat (AS), kata seorang Anggota Parlemen Italia.

"Saat ini paket tindakan praktis sedang dipersiapkan yang akan berlaku pada Agustus," menurut media Italia mengutip Isabela De Monte, pada Kamis.

De Monte mengatakan, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, bertekad untuk mengurangi kemungkinan dampak sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan Eropa yang telah berinvestasi di Iran.

Mogherini juga berusaha untuk memulai langkah-langkah untuk mempertahankan hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik antara Uni Eropa dan Iran yang didirikan menyusul kesepakatan nuklir, kata anggota parlemen Italia, mengacu pada perjanjian nuklir antara Teheran dan kekuatan utama dunia pada tahun 2015.

Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB: AS, Prancis, Inggris, China, dan Rusia plus Jerman menandatangani perjanjian nuklir pada tahun 2015. Iran menerima untuk mengekang program nuklirnya sebagai ganti bantuan sanksi ekonomi.

Pada 8 Mei Donald Trump menarik AS keluar dari pakta itu. Ia menyebutnya sebagai kesepakatan terburuk yang pernah ada. Disaat bersaman Washington juga memberlakukan kembali sanksi ekonomi set pertama yang akan berlaku pada 6 Agustus.

TERKINI
Mulai 1 Juni 2026, CFD Jakarta Digelar Sejak Pukul 05.30 WIB KPK Periksa 12 Saksi Dalami Pengadaan Proyek Jalan Sumut Kemensos Kirim Tim Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Kementrans Kirim 36 Perwakilan ke Cina untuk Belajar Pengentasan Kemiskinan