Wabah Leptospirosis Serang Manila

Jum'at, 06/07/2018 01:24 WIB

Zamboaga – Departemen Kesehatan Filipina pada Kamis mengumumkan bahwa wabah leptospirosis telah menyerang di 18 desa di ibu kota, Manila. Kota-kota yang terkena dampak dari wabah itu adalah Kota Quezon di Manila, Taguig, Pasig, Parañaque, Navotas, Mandaluyong, dan Malabon.

Ketika diwawancarai oleh sebuah stasiun televisi, Kementerian Kesehatan Francisco Duque III mengatakan, kasus leptospirosis telah "melebihi ambang epidemi" dan kini jumlahnya lebih tinggi daripada rata-rata jumlah kasus selama lima tahun terakhir.

Awal pekan ini, Duque mengatakan bahwa departemen kesehatan telah mencatat lonjakan 60 persen dari kasus leptospirosis atau 1.040 pasien dari Januari - Juni, termasuk 38 kematian. Dari seluruh kasus, lebih dari 200 kasus berada di Manila.

Dr Luis Limchiu, ketua National Kidney and Transplant Institute di Quezon City, pada pekan lalu mengatakan, meskipun mereka mengantisipasi peningkatan kasus leptospirosis, jumlah pasien di rumah sakit ginjal itu pada tahun ini telah melampaui jumlah pasien selama tahun 2017.

Pakar kesehatan itu mengungkapkan bahwa virus itu, yang menyebar dari kontak dengan urine hewan yang terinfeksi, telah merajalela karena banjir sering kali melanda ibu kota sejak musim hujan dimulai. (AA)

TERKINI
Selalu Spektakuler, Zendaya Masih Bingung Pakai Gaun Apa di Met Gala 2024 Pendapatannya Jauh Beda dengan Taylor Swift, Travis Kelce Disebut Miskin Emily Blunt Puji Taylor Swift Bisa Membangkitkan Kepercayaan Diri Putri Sulungnya Suka Berkencan dengan `Berondong`, Cher Ungkap Pria Seusianya Sudah Banyak yang Mati