Upaya AS Menghentikan Ekspor Minyak Iran Hanya Ilusi

Selasa, 03/07/2018 08:09 WIB

Tehran - Wakil Presiden Pertama Iran, Es`haq Jahangiri mengatakan Iran mampu melawan sanksi Amerika Serikat (AS). Ia menyebut orang-orang di Gedung Putih yang berpikir mampu menghentikan ekspor minyak Iran hidup dalam "ilusi".

Jahangiri mengatakan, Negeri Para Mullah itu akan menggunakan berbagai metode untuk mencegah kemungkinan penurunan ekspor minyaknya setelah Gedung Putih berencana menerapkan kembali sanksi ke negara itu.

"Kelanjutan ekspor minyak adalah simbol kemenangan terhadap sanksi AS, dan saya berharap kita akan menyaksikan kemenangan besar ini melalui perencanaan oleh Kementerian Minyak," kata wakil presiden menjelaskan.

"Kami akan membuktikan bahwa klaim AS untuk menghentikan ekspor minyak Iran adalah ilusi," sambungnya, dikutip dari Tehran Time, Selasa (3/7).

Pejabat eksekutif senior itu juga menyatakan sangat penting untuk melanjutkan impor komoditas selama masa sanksi. Selain itu, ia juga mencatat bahwa lapisan sosial yang "rentan" harus dibantu setelah sanksi mulai berlaku.

Pada 8 Mei, Presiden Donald Trump secara resmi menarik AS dari perjanjian nuklir yang didukung PBB dan mengancam Iran dengan sanksi terburuk.
Sanksi akan berlaku pada bulan Agustus dan November.

TERKINI
Mengenal Sosok Tan Malaka yang Dijuluki Bapak Republik Indonesia Dear Fans Arsenal, Begini Cara Dukung Klub tanpa Trofi UCL Mulai Muak dengan Medsos? Ini Tips Mudah "Puasa" Gadget 2 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini