NasDem: Mendagri Timbulkan Kekisruhan Politik
Rabu, 20/06/2018 11:13 WIB
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dinilai menimbulkan kegaduhan politik di tanah air. Hal itu terkait pelantikan mantan Kapolda Metro Komjen M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar).
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhonny G Plate mengatakan, partainya menyesalkan keputusan
Mendagri untuk melantik
Komjen Iriawan menjelang pelaksanaan Pilkada Jabar pada 27 Juni mendatang.
"Nasdem menyesalkan keputusan (
Mendagri) pengangkatan
Pj Gubernur Jabar yang menimbulkan kekisruhan politik di Jabar pada saat menjelang Pilkada," kata Jhonny, ketika dihubungi wartawan, Rabu (20/6).
Dimana, kata Jhonny, masyarakat Jabar sedang bersiap untuk memilih pemimpin baru, baik Pilgub maupun Pilbup dan Pilwali. Seharusnya, kekisruhan politik tersebut dapat dihindari jika Kemendagri memahami adanya pelanggaran UU terkait pelantikan tersebut.
"Masih tersedia banyak pejabat setingkat yang bisa mengisi jabatan lowong tersebut yang hanya untuk masa kerja yang sangat singkat sampai pelantikan Gubernur Jabar terpilih setelah Pilkada 27 Juni 2018," terangnya.
Diketahui, secara mendadak
Mendagri Tjahjo Kumolo melantik Komjen M. Iriawan sebagai
Pj Gubernur Jawa Barat. Meskipun dihujani kritik, pelantikan tetap dilaksanakan.
Padahal beberapa bulan sebelumnya, Menkopolhukam Wiranto,
Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kapolri Tito Karnavian sudah menyatakan tidak akan mengangkat Komjen M Iriawan sebagai
Pj Gubernur Jawa Barat.
Keputusan pembatalan diumumkan setelah Presiden Jokowi dipermalukan oleh Ketua BEM UI Zaadit Taqwa dengan aksi kartu kuningnya. Aksi tersebut dilakukan dengan salah satu tuntutannya adalah menolak rencana pengangkatan Komjen M Iriawan sebagai
Pj Gubernur Jawa Barat.
TERKINI
Lebih dari 82.000 Orang Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, 136 Penumpang Masih Dicari
KM Virgo Kecelakaan di Laut Jawa, Menhub Tegaskan Investigasi Menyeluruh
8 Warga Hilang di Selat Sunda, Andra Soni Minta Operasi SAR Diperpanjang