Selasa, 22/05/2018 11:30 WIB
Cilegon - Hingga Mei 2018, berdasarkan data Indonesia Quarantina Full Automation System (IQFAST) Kementerian Pertanian (Kementan), Indonesia telah mengirimkan ribuan ton tepung jagung ke pelbagai negara.
"Dari data sistem inhouse database karantina Cilegon, terpantau ribuan ton atau tepatnya 9.329 ton tepung jagung telah dijamin kesehatan dan keamanannya sebelum diekspor oleh Karantina Cilegon," jelas Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Raden Nurcahyo.
Migrasi Kelelawar dan Burung Berpotensi Sebarkan Virus Nipah
Kepala Barantin: Dua Tahun Lagi SDM Karantina Harus Sejajar Negara Maju
Tempo Bantah Klaim Kementan, Sebut Sudah Jalankan PPR Dewan Pers
‘"Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa tepung jagung yang akan diekspor bebas dari serangga hidup dan tidak terkontaminasi saat di perjalanan,’’ jelas Andi.
Jajaran Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian lakukan upaya kebijakan dan layanan guna mendukung dan memfasilitasi ekspor produk pertanian dengan memperhatikan kesehatannya, dengan bukti menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate, tambah Raden.Keyword : Kementan tepung jagung eskpor Karantina