Sabtu, 19/05/2018 18:20 WIB
Jakarta - Direktur Riset Setara Institute, Halili menduga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berpangkat tinggi dan pegawai BUMN turut membantu memberikan sokongan dana kepada jaringan teroris. `Logistik` itu yang nantinya dipergunakan untuk oprasional dalam melancarkan aksi teror.
Demikian dikemukakan Halili dalam diskusi bertajuk `Never Ending Terorist` di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5/2018). Menurut Halili, andil oknum pegawai BUMN dan PNS itu masuk kategori suporter. Kategori suporter itu sendiri merupakan satu dari empat lapisan yang masuk dalam kategori jaringan teroris.
Kasus Bom Rakitan, Puan Minta Negara Perkuat Perlindungan Anak
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan Bom di Sekolah dengan Radikalisme
Pendidikan Karakter Harus Jadi Benteng Cegah Kekerasan di Sekolah
Keyword : Teroris Bom Setara Institute