KKP Bentuk OII Perkuat SDM Sektor Kelautan dan Perikanan

Selasa, 21/07/2026 19:21 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi meluncurkan Ocean Institute of Indonesia (OII) sebagai transformasi 11 satuan pendidikan vokasi di bawah KKP. Peresmian dilakukan oleh enam menteri Kabinet Merah Putih di Ballroom KKP, Jakarta, Selasa (21/7).

Peresmian dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria.

Turut hadir Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Edwin, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta.

Menteri Trenggono mengatakan gagasan menyatukan 11 satuan pendidikan vokasi KKP telah dipersiapkan sejak lama sebagai bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang lebih terintegrasi dan sesuai kebutuhan industri.

“Saya sudah datangi semua. Lalu kemudian saya perhatikan di lingkungan dalamnya dan seterusnya. Saya ingin ini disatukan,” kata Trenggono.

Menurutnya, penyatuan tersebut tidak sekadar menggabungkan kelembagaan, tetapi juga melakukan pembaruan menyeluruh terhadap kurikulum, fasilitas pendidikan, hingga orientasi lulusan agar memiliki daya saing global.

“Saya ingin ini disatukan, diubah secara menyeluruh, mulai dari kurikulum pendidikannya hingga tujuan akhirnya. Karena saya akan lihat ukuran-ukuran suksesnya,” ujarnya.

Trenggono menjelaskan, setiap kampus nantinya akan memiliki keunggulan atau spesialisasi yang berbeda, seperti penangkapan ikan, budi daya perikanan, maupun pengolahan hasil perikanan. Dengan demikian, pengembangan kompetensi tidak lagi dilakukan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan fokus masing-masing kampus.

Adapun 11 satuan pendidikan yang kini tergabung dalam OII terdiri atas Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Karawang, Pangandaran, Sidoarjo, Jembrana, Kupang, Bone, Bitung, Sorong, serta Akademi Komunitas Wakatobi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik pembentukan OII. Menurutnya, institusi tersebut akan memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu perhatian utama Presiden Prabowo Subianto.

Senada, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menilai OII berpotensi menjadi pusat unggulan (Center of Excellence) yang melahirkan inovasi dan riset di bidang kelautan.

“OII dapat menjadi Center of Excellence yang bisa menghasilkan startup-startup baru di sektor kelautan dan perikanan,” kata Brian.

Sementara itu, Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta mengatakan seluruh satuan pendidikan yang kini berada di bawah OII menerapkan pendidikan vokasi berbasis industri dengan mayoritas peserta didik berasal dari keluarga pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Ia menyebutkan, sejak berdiri hingga saat ini, seluruh satuan pendidikan tersebut telah meluluskan 27.819 alumni dengan tingkat serapan kerja yang tinggi di dunia usaha dan industri.

Dalam kesempatan yang sama, KKP melalui BPPSDM juga menandatangani kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan mitra strategis, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Kemudian Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pattimura, Universitas Nusa Cendana, Universitas Trunojoyo, Sampoerna University, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), serta perusahaan asal Korea Selatan Onamu Co. Ltd., Vogo Group, dan Globit Co. Ltd.

 

 

 

TERKINI
Pedro Porro Terpilih Jadi Bek Terbaik Piala Dunia 2026 Lima Jenis Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Anda 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyesalan di Alam Kubur Catat Ya! Ini Perbuatan yang Bisa Meringankan Siksa Kubur