Rusia Kutuk Pembantaian Warga Palestina

Rabu, 16/05/2018 21:50 WIB

Moskow - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Mariya Zaharova menuturkan bahwa Rusia mengutuk militer Israel karena menggunakan senjata tajam terhadap warga sipil yang melakukan aksi damai di perbatasan Gaza.

Pada sebuah konferensi pers, Zaharova menekankan bahwa sikap Rusia terkait Yerusalem tidak berubah. "Yerusalem harus tetap menjadi ibu kota dua negara yang merdeka Palestina dan Israel, dan tetap milik tiga agama samawi," terangnya.

Zaharova menyampaikan bahwa Rusia sangat mengkhawatirkan situasi di perbatasan Gaza. Oleh karena itu Rusia mengajak semua pihak untuk menghindari ketegangan.

"Kami mendukung hak-hak warga Palestina untuk melakukan protes damai dan mengutuk penggunaan kekuatan militer oleh Israel terhadap warga sipil," ujar Zaharova.

TERKINI
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan Kementerian LH: TPA Wajib Hentikan Open Dumping Paling Lambat Agustus 2026