Minggu, 13/05/2018 10:19 WIB
Surabaya - Bom bunuh diri meledak di GKI Surabaya, Jalan Diponegoro, Minggu pagi. Saksi menyebut seorang perempuan membawa dua anak yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) meledakkan dirinya di depan halaman.
"Saya sempat melihat 2 orang anak dan ibunya datang membawa dua tas," kata Antonius, satpam kepada wartawan di lokasi, Minggu (13/4/2018).
Awalnya, petugas menghadang ibu tersebut di depan pagar halaman gereja sekitar pukul 07.45 WIB. Namun ibu itu tetap mencoba masuk. Tiba-tiba saja ibu itu memeluk petugas.
"Tiba-tiba meledak," katanya. Suara ledakan cukup besar, hingga terdengar sampai lima kali.
Kasus Bom Rakitan, Puan Minta Negara Perkuat Perlindungan Anak
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan Bom di Sekolah dengan Radikalisme
Pendidikan Karakter Harus Jadi Benteng Cegah Kekerasan di Sekolah
Polisi mengevakuasi jasad para pelaku yang tercecer di halaman GKI Jalan Diponegoro Surabaya."Kami masih selidiki identitas pelaku," ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Wakapolrestabes) Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Benny Pramono.
Kata Kombespil Benny, Selain ketiga pelaku juga tiga orang warga terluka parah dalam peristiwa tersebut. "Sementara ini belum ada korban tewas lain. Tiga korban kritis sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat," katanya saat dikonfirmasi di lokasi tempat kejadian perkara.
Keyword : Subabaya Teroris Bom Gereja Santa Maria