Donald Trump Disebut Merusak Tatanan Global

Sabtu, 12/05/2018 08:31 WIB

Berlin - Kanselir Jerman telah mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Jumat atas langkah sepihaknya untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

"Saya percaya bahwa tidak benar secara sepihak membatalkan persetujuan yang telah dipilih dan disetujui dengan suara bulat di Dewan Keamanan PBB. Itu merusak kepercayaan dalam tatanan internasional," kata Kanselir Angela Merkel pada konferensi internasional di kota Munster, Jerman utara.

Ia mengatakan perjanjian antara kekuatan dunia dan Iran "jauh dari ideal" tetapi merupakan kompromi penting yang dicapai setelah 12 tahun negosiasi.

Seperti diketahui pada Rabu, Trump mengklaim bahwa Iran telah berbohong tentang program nuklirnya dan menarik AS keluar dari kesepakatan penting pada tahun 2015.

Presiden AS juga menuduh Teheran telah mendestabilisasi kawasan itu dengan "kegiatan jahat" di Suriah, Yaman, dan tempat-tempat lain di seluruh dunia.

Sementara menegaskan kembali komitmen Jerman terhadap kesepakatan nuklir dengan Iran, Merkel dengan tajam juga mengkritik Tehran pada Jumat atas sikapnya terhadap Israel, program rudal balistik dan kegiatannya di Suriah.

Sebelumnya pada hari Kamis, Kanselir Jerman mengusulkan pembicaraan baru dengan Iran mengenai masalah yang disengketakan ini melalui panggilan telepon dengan presiden Iran Hassan Rouhani.

Juru bicaranya mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kanselir berbicara dalam rangka mendukung diadakannya pembicaraan antara negara-negara yang terlibat dengan kesepakatan nuklir Iran dan aktivitas mereka di wilayah tersebut seperti Suriah dan Yaman." (aa)

 

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas