Presiden Iran: Kami Akan Memulai Industri Nuklir

Rabu, 09/05/2018 11:01 WIB

Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani langsung bereaksi terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir.

Dalam sebuah konferensi pers beberapa jam setelah pengumuman Trump, Rouhani meminta Badan Energi Atom Iran supaya segera bersiap untuk melakukan tindakan apapun yang dibutuhkan, termasuk industri nuklir.

"Saya perintahkan kepada Badan Energi Atom Iran siap beraksi. Jika dibutuhkan, kami akan memulai industri nuklir tanpa batasan apapun," ujar Rouhani dilansir dari NBC News.

Selama proses implementasi industri nuklir ini, lanjut Rouhani, Iran tidak akan melayani pembicaraan apapun kepada negara manapun. Baik negara-negara sahabat, maupun negara sekutu.

"Sampai keputusan ini terlaksana, kami akan menahan berbicara dengan teman maupun sekutu kami dan negara yang masih mempertahankan kesepakatan nuklir," tegasnya.

"Segalanya kini tergantung kepentingan nasional kami," imbuh Rouhani.

Diketahui, AS akhirnya menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015. Trump beralasan, isi kesepakatan tersebut harus direvisi, sebab dinilai belum cukup mampu menghalangi Iran melakukan proyek nuklir.

TERKINI
Dolfie Minta DJP Susun Klaster Penghasilan untuk Ukur Kesejahteraan Rakyat Anggota DPR: Nobar Piala Dunia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan UMKM Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun di RAPBN 2027 Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao