Sabtu, 05/05/2018 21:50 WIB
Jakarta - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat meminta maaf atas pernyataannya awal pekan ini yang dianggap "anti-Semit".
"Jika orang tersinggung dengan pernyataan saya, saya minta maaf," kata Abbas dalam siaran pers, Jumat.
"Saya tegaskan kembali penghormatan penuh saya untuk iman Yahudi, juga agama monoteistik lainnya," lainnya.
"Saya juga ingin menegaskan kembali
Holocaust yang kita kecam sejak lama sebagai kejahatan terkeji dalam sejarah dan memberikan simpati kepada para korban,” tegas Abbas.
Sekitar 522.000 Warga Palestina Ikut dalam Pemilu di Tepi Barat
Ibu Hamil dan Dua Anak Kembarnya Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Warga Palestina di Gaza Gelar Pemilu Pertama pasca Perang
Dia menambahkan: "Kami mengutuk segala bentuk anti-Semitisme dan menegaskan kembali komitmen kami soal solusi dua negara."
Dalam pertemuan empat hari Konsil Nasional Palestina yang digelar di Ramallah pada Kamis, Abbas mengatakan bahwa orang Yahudi yang telah dianiaya di Eropa abad ke-20 karena “profesi” mereka, bukan karena agama.
"Itu bukan karena agama,” katanya, “tetapi karena (praktek) meminjamkan uang dengan bunga dan perbankan.” (AA)
Keyword : Palestina Mahmoud Abbas Semit