Gerakan "Kirim Budi" Warnai Pesta Pendidikan 2018

Rabu, 02/05/2018 19:01 WIB

Jakarta - "Mau belajar, tidak cepat puas, selalu kritis dan tidak pilih-pilih bergaul dengan siapa,” pesan Najwa Shihab untuk anak-anak yang bermimpi menjadi jurnalis dalam video profesinya yang akan disebarkan ke pelosok daerah melalui program #KirimBudi.

Melalui gerakan #KirimBudi, Semua Murid Semua Guru (SMSG) mengajak publik ikut mengirimkan Flashdisk Budi yang berisi ratusan video profesi ke anak-anak di pelosok daerah Indonesia.

Dari ratusan video tersebut akan dibagikan informasi kepada anak-anak di pelosok daerah bahwa ada banyak mimpi di luar sana yang dapat mereka raih.

“Di antara mimpi anak-anak yang lain seperti guru, polisi, dan tentara, cita-cita Marwa menarik perhatian saya. Ia ingin menjadi dokter hewan," cerita Farli, Pengajar Muda Indonesia Mengajar di Rote, NTT, saat ditanya tentang mimpi murid-muridnya.

Mimpi Marwa untuk menjadi dokter hewan mungkin terdengar sederhana bagi kita yang berada di perkotaan. Namun, bagi mereka yang tinggal di pelosok daerah dengan keterbatasan informasi membuat mereka hanya ingin menjadi apa yang mereka ketahui seperti Guru, Polisi dan Tentara.

Saat video profesi dokter hewan diputar di hadapan Marwa dan siswa lain, terlihat ekspresi mereka yang begitu senang sekaligus takjub mendengar bagaimana seorang dokter hewan bekerja.

"Kami ingin mengajak anak-anak di pelosok Indonesia untuk berani bermimpi seperti Marwa yang ingin menjadi dokter hewan atau menjadi jurnalis seperti Najwa Shihab," ujar Farli.

Tercatat 48.000 sekolah di Indonesia belum memiliki akses Internet (ACDP, 2016) sehingga penyebaran informasi tentang keragaman profesi belum merata.

Program #KirimBudi berkolaborasi dengan Kitabisa.com sebagai platform pengumpulan donasi, serta sejumlah figur publik dari berbagai jenis pekerjaan sebagai inspirator dalam video profesi.

Media dan korporasi pun dapat turut membuat video profesi untuk menceritakan profesi-profesi unik di tempat kerjanya dan menyebarkan inspirasi kepada anak-anak Indonesia.

Selain video profesi, anak-anak yang menerima flash disk ini juga akan mendapatkan video belajar yang kontennya didonasikan oleh para konten kreator antara lain: Inibudi.org, Kok Bisa, Ayo Mikir, Hujan Tanda Tanya, Koharo TV, dan Krowd.

Semua Murid Semua Guru menargetkan pengumpulan dan pengiriman 5.000 flashdisk, satu flashdisk membutuhkan biaya Rp 100.000 termasuk biaya pengiriman ke daerah, dengan begitu total biaya yang diperlukan mencapai Rp 500.000.000. Publik dapat mendukung dengan berdonasi melalui web kitabisa.com/kirimbudi.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions