Minggu, 29/04/2018 23:59 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo menyerukan persatuan di wilayah Teluk. Itu disampaikan selama kunjungan ke Arab Saudi, yang merupakan perjalanan luar negeri pertamanya sebagai diplomat utama AS.
Pada konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir pada Minggu (29/4), Pompeo mengatakan, "Kesatuan Teluk diperlukan dan kita perlu mencapainya."
PM Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timteng Berlanjut
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Dapat Perlindungan, Dua Pesepak Bola Wanita Iran Resmi Menetap di Australia
Presiden AS Donald Trump pada awalnya tampil mendukung inisiatif yang dipimpin Saudi, sementara pendahulu Pompeo, Rex Tillerson yang baru-baru ini dicopot, menyalahkan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya atas kebuntuan dalam menyelesaikan krisis.
Para pejabat mengatakan Pompeo menyerukan diakhirinya blokade karena AS yakin itu telah memungkinkan Iran mengeksploitasi perpecahan di Teluk dengan meningkatkan pengaruhnya di Yaman dan Suriah, kantor berita Associated Press melaporkan.
Ditempat yang sama, Jubeir menyebut mengatakan AS dan Arab Saudi memiliki "pandangan yang sama" pada "tantangan" regional, termasuk perilaku Iran di kawasan itu.
Ia juga menyerukan pemeriksaan ekstra dari situs nuklir Iran dan menjatuhkan sanksi baru pada negara itu karena "melanggar hukum internasional".Keyword : teluk Amerika Serikat Arab Saudi Iran