Minggu, 22/04/2018 12:35 WIB
Riau - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi Partai Golkar, Idris Laena mengatakan wayang kulit merupakan salah satu metode untuk mensosialisasikan Empat Pilar.
Demikian disampaikan Idris dalam pertunjukan wayang kulit yang digelar di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada, Sabtu (21/4) kemarin.
"Pagelaran wayang kulit ini merupakan sarana sosialisasi lewat seni dan budaya," ujar pria yang juga sebagai Ketua Badan Anggaran MPR itu.
Di hadapan ratusan penggemar wayang kulit di Kecamatan Kemuning, Idris mengungkapkan acara itu digelar di Desa Keritang, wilayah yang terbilang pelosok, karena penduduk Indonesia di manapun tempatnya sekarang beragam, terdiri dari berbagai suku, bahasa, dan agama.
May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh
Pimpinan DPR Minta Investigasi Total Tabrakan Kereta Bekasi Timur
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong
"Kita bersyukur dari Sabang hingga Merauke, keutuhan bangsa bisa kita jaga tanpa mengalami gesekan yang berarti," ujarnya.
Lebih lanjut dalam sambutan sosialisasi, Idris menyatakan betapa pentingnya sebagai warga negara kita meningkatkan nilai-nilai kebangsaan."Kita memiliki Pancasila, UUD Negara Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Idris
"Dari Empat Pilar itulah kita berbeda-beda tapi tetap satu," tambahnya.
"Dalam pertunjukan kita sisipkan nilai-nilai Empat Pilar," paparnya.
Saat pertunjukan, menurut Siti Fauziah, dalang akan menyampaikan pesan-pesan Empat Pilar dengan bahasa yang mudah dihayati.
"Selanjutnya kita harapkan pesan yang disampaikan diamalkan dalam kehidupan keseharian," harap perempuan yang akrab dipanggil Bu Titik itu.
Sebelum pertunjukan dimulai, Idris secara simbolik menyerah wayang kepada Ki Dalang Sabdo Joko Purwanto
Keyword : Warta MPR Golkar Idris Laena Wayang Kulit