Kamis, 19/04/2018 19:14 WIB
Jakarta - Aktivitas perdagangan terumbu karang untuk kebutuhan akuarium hias, sebagian besar ada di Bali. Upaya pembudidayaan terumbu karang ternyata memiliki potensi pasar ekspor yang luar biasa. Apalagi, pasar Eropa menyerap hasil budi daya terumbu karang sangat besar.
“Kalau ini bisa dikembangkan dan kemudian pemerintah mengambil kebijakan yang insentif, saya pikir ini peluang untuk peningkatan devisa. Karena pembudidayaan terumbu karang juga menjadi cara lain untuk pelestarian habitat terumbu karang yang ada di Indonesia,” kata anggota Komisi IV DPR Mahfuz Sidik saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI meninjau budi daya terumbu karang dan ikan hias di PT. Dinar Darum Lestari, Bali, Sabtu (13/4/2018).
Komisi XI dan Pemerintah Sepakat RUU P2SK Siap Dibawa ke Paripurna
Legislator PDIP: Program MBG Harus Direformasi Menyeluruh
Legislator PKB Optimistis Pariwisata Tetap Tumbuh Meski Rupiah Tertekan
Keyword : Warta DPR Komisi IV DPR