Jum'at, 13/04/2018 09:55 WIB
Riyadh - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir meragukan Amerika Serikat dan Eropa akan mencapai kesepakatan untuk meninjau kesepakatan nuklir 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).
"Saya percaya posisi (Eropa), jika Anda memiliki kesepakatan, Anda tidak boleh membuka kembali kesepakatan itu," katanya
Yordania Tembak Jatuh 18 Rudal Iran yang Menargetkan Pangkalan AS
Masih Memanas, IRGC Serang 20 Kapal AS di Selat Hormuz
Kubu Yaqut Heran Pihak yang Diperkaya di Kasus Haji Masih Kerja di Kemenag
Direktur Organisasi Energi Atom Iran, Ali Akbar Salehi menegaskan, Teheran dapat melanjutkan memperkaya uranium ke tingkat kemurnian 20 persen dalam empat hari dan kembali ke situasi sebelum JCPOA segera jika kesepakatan nuklir dibatalkan.
Kesepakatan itu ditandatangani antara Iran, Uni Eropa, Jerman dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB termasuk Amerika Serikat. Ini mulai berlaku pada 16 Januari 2016.Keyword : Arab Saudi Iran Amerika Serikat Eropa