Rabu, 11/04/2018 21:30 WIB
Jakarta -Kementerian Pertanian (Kementan) mengentaskan kemiskinan di desa berbasis Pertanian. Demikian disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Syukur Iwantoro, di Kantor Pusat Kementan, Rabu (11/4).
Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir angka kemiskinan di Indonesia terus menurun yang artinya berdampak positif. Tercatat, dari data Bapenas tahun 2018 sejak 2015 angka kemiskinan turun dari 28,51 juta jiwa menjadi 27,76 juta jiwa di 2016 atau turun 750 ribu jiwa. Kemudian di 2017 menjadi 26,58 juta jiwa atau turun 1,18 juta jiwa.
Pemerintah telah menetapkan skala prioritas wilayah sasaran "bedah kemiskinan" yang mencakup 100 Kabupaten dan 1.000 desa. Adapun konsep yang di angkat adalah bedah kemiskinan berbasis pertanian. Nantinya setiap Direktorat Jenderal teknis di Kementan akan memberikan bantuan berupa komoditas pertanian, peternakan, dan perkebunan kepada masyarakat yang tergolong kurang mampu.
Menko PM Dorong Koperasi Jadi Motor Swasembada Pangan-Pengentasan Kemiskina
Menko PM Ajak Alumni UT Ikut Songsong Hilirisasi dan Tanggulangi Kemiskinan
Menko PM: Pendidikan Pemutus Rantai Kemiskinan Paling Utama
Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) telah memiliki program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dimana setiap pekarangan rumah tangga sasaran ditanami berbagai produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Konsep ini nantinya akan diduplikasi dan tentunya lebih komprehensif seperti penambahan komoditas peternakan dan lain sebagainya.
Perlu dicatat mayoritas masyarakat di pedesaan memiliki mata pencarian dari sektor pertanian. Oleh sebab itu langkah pendekatan kesejahteraan melalui sektor pertanian dinilai tepat. Bappenas juga sempat melansir penurunan tungkat kemiskinan di desa sepanjang 2017 semakin cepat di banding perkotaan. Hal ini membuktikan tata kelola pertanian sesungguhnya sudah dalam jalur yang tepat sehingga mampu mengangkat tingkat kesejahteraan di pedesaan.Keyword : Kementan Bapenas BKKBN Kemiskinan