Selasa, 10/04/2018 10:55 WIB
Washinton - Satu atau dua hari ke depan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan mengambil keputusan mengenai respons terhadap dugaan serangan gas kimia di Suriah.
"Ini menyangkut kemanusiaan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja," kata Trump di Gedung Putih, pada Senin (9/4) waktu setempat.
"Apakah itu dilakukan Rusia, atau Suriah, atau Iran, atau ketiganya bersama-sama, kami akan mengusutnya," sambugnya.
Pernyataan itu muncul sebelum Trump bertemu dengan petinggi-petinggi militer pada Senin malam untuk membahas respons Washington terhadap laporan adanya serangan kimia yang membunuh puluhan orang di Damaskus pada Sabtu (7/4) pekan lalu.
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Menlu: Iran dan AS Masih Saling Kirim Pesan
Sebelum pertemuan itu, Trump mengatakan Amerika Serikat menerima penjelasan yang baik terkait siapa yang melakukan serangan itu. Publik akan segera mengetahui tanggapan militer negeri yang dijuliki Paman Sam.
Organisasi pertahanan sipil di Suriah, White Helmets, mengatakan rezim Assad yang melakukan serangan di kawasan Douma, Ghouta Timur itu, yang menurut mereka membunuh 78 warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) memastikan bahwa tim pencari fakta mereka menyelidiki "apakah senjata kimia digunakan" dalam serangan itu. (aa)
Keyword : Senjata Kimia Suriah Amerika Serikat