Sabtu, 31/03/2018 10:57 WIB
Jakarta - Putra Mahkota Mohammad bin Salman menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menekan Iran dari berbagai lini, ekonomi maupun politik untuk melepas program nuklinya. Demikian disampaikan saat wawancara dengan The Wall Street Journal, Jumat (30/3) waktu setempat.
"Sanksi yang lebih bervariasi akan menekan rezim Iran," kata Pangeran Mahkota Saudi, menjelaskan bahwa upaya harus dilakukan untuk menghindari konflik militer di wilayah yang disebabkan oleh Iran, dilansir dari Arab News, Sabtu (31/3).
Pewaris kerjaan tersebut mengatakan bahwa Iran telah memasok senjata untuk milisi Houthi di Yaman, dan juga digunakan terhadap Arab Saudi selama tiga tahun terakhir.
Sejak perang di Yaman dimulai, kelompok milisi Houthi menembakkan beberapa rudal balistik ke Arab Saudi. Namun, putra mahkota tersebut menyatakan bahwa serangan ini adalah bukti kelemahan.
Perang di Timteng, Mahfuz Sidik: Kekuatan Amerika Bakal Lumpuh
Barak Militer Diserbu Kelompok Bersenjata, 5 Tentara Tewas
Dua Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz pasca Tabrak Ranjau Laut
Sementara itu dalam menanggapi pertanyaan tentang intervensi Arab Saudi, putra mahkota mengatakan: "Yaman akan terbagi antara Houthis dan Al-Qaeda jika kami tidak melakukan intervensi pada 2015.
Keyword : Arab Saudi Iran Houthi Yaman