Kamis, 29/03/2018 16:47 WIB
Taiwan - Sebuah kamera kembali ke tangan pemiliknya, setelah hilang lebih dari dua tahun di laut. Kendati pelapis kedap airnya ditumbuhi oleh karang dan lumut, kamera tersebut ternyata masih bisa digunakan.
Dilansir dari BBC, awalnya kamera itu ditemukan oleh sekelompok anak-anak sekolah yang sedang membersihkan pantai. Kemudian pemilik kamera ditelusuri melalui pencarian di jejaring sosial Facebook.
`Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun menemukan kamera itu," kata guru Park Lee.
"Dan luar biasa lagi, bocah itu menyalakan kamera dan kameranya masih hidup," lanjut Lee.
Pramono Soroti Komunikasi BUMD Belum Berjalan Baik Karena Ego Tinggi
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Studi Ungkap Semua Hewan Punya "Irama Universal" dalam Berkomunikasi
Lee pun mengajak para siswa mendikusikan temuan mereka. Ada yang ingin kamera itu disimpan oleh sekolah, ada pula yang menganjurkan sekolah mengembalikan kamera itu kepada pemiliknya.
Awalnya Lee ragu untuk mencari sang pemilik kamera. Namun, melihat foto-foto yang terdapat di dalamnya kebanyakan berlatar Jepang, mereka pun mengunggah temuan itu di Facebook dalam bahasa China dan Jepang.
Beberapa hari kemudian, pemilik kamera Serina Tsubakihara mendapatkan kembali kameranya. Dia sempat tak percaya kameranya yang hilang dua setengah tahun lalu itu kembali ke tangannya.
"Saya sangat terkejut ketika teman-teman saya memberi tahu hal ini, lalu mereka mengirimi saya postingan dengan foto-foto itu," imbuhnya.
Menurut cerita Tsubakihara, kamera itu hilang ketika November 2015 lalu dia sedang berlibur di Pulau Ishigaki, Okinawa, yang berjarak 250 kilometer dari timur Taiwan. Tanpa sengaja kamera itu jatuh ke laut dan tak ditemukan.
"Saya melakukan scuba diving, lalu kehilangan kamera itu ketika salah satu teman saya kehabisan udara dan membutuhkan bantuan," jelasnya.