Mentan Ingatkan Pejabat yang Baru Dilantik Jaga Stabilitas Harga

Senin, 26/03/2018 13:45 WIB

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amram Sulaiman melantik Pejabat Eselon I di lingkup Kementerian Pertanian, (Kementan) Sekretaris Kementan, Direktur Jenderal Holtikultura Kementan, dan Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian di Jakarta, Senin (26/3).

Adapun pejabat eselon yang dilantik antara lain, Seketaris Jederal Kementan ditempati oleh Syukur Iwantoro, menggantikan posisi sebelumnya yaitu Hari Priyono. Sementara Hari Priyono, menempati posisi Staf Ahli Bidang Investasi Pertanian dan posisi Direktur Jenderal Holtikultural ditempati Suwandi, menggantikan Spudnik Sujono yang baru pensiun.

Pelantikan ini berdasarkan pada keputusan Presiden Republik Indonesia (RI)  No.31/TPA Tahun 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementan.

Usai melantik, Amran  meminta kepada seluruh jajaran pejabat dan staf Kementan untuk berkerja dengan baik dan menciptakan prestasi-prestasi baru dan juga terus mematuhi peraturan yang ada.

Selain itu, putare Bone ini juga mengingatkan pejabat yanga baru dilantik agar menjaga pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok agar lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya menjelang dan saat bulan puasa berlangsung. 

"Tolong perhatikan harga pangan di bulan suci Ramadan dan Idul Fitri semoga lebih baik karena banyak yang bilang 2017 harga kebutuhan pokok terbilang stabil. Aku minta harga cabai, bawang putih, bawang merah, daging sapi, telur, ayam dan beras ini tujuh komoditas strategis ini harus kita amankan," kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama Mentan juga mengapresiasi Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) mengekspor perdana daging ayam olahan Indonesia ke Jepang sekitar sekitar 6,571 ton pada Kamis (22/3) lalu.

 

TERKINI
Diperpanjang, Bandara Soekarno Hatta Tutup Hingga 09.30 WIB Bandara Soekarno Hatta Tutup Sementara, InJourney Airports Jalankan SRA Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara 10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal