Selasa, 20/03/2018 14:36 WIB
Jakarta - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) di Kementerian Pertanian (Kementan) melepas lagi 11.500 ton jagung pakan ke Filipina dari Pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (20/3).
"Ya betul, hari ini kami ekspor sebanyak 11.500 ton dari target 100.000 ton baku pakan ternak di Filipina," ujar Agung saat dikonfirmasi jurnas (jurnas.com), Selasa (20/3).
Ekspor jagung kali ini hanya berselang sehari setelah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj mengacungkan jempol kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) dalam tiga tahun terakhir, di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Senin (19/3).
Untuk dikehtaui, pada Rabu, 14 Februari 2018, Kementan mengekspor jagung sebanyak 57.650 ton dari Gorontalo ke Filipina. Kemudian hanya berselang 23 hari Kementan kembali melepas 6.700 ton jagung dari Sulawesi Selatan ke negara yang sama.
Kejagung Ajukan Kasasi Terhadap Marcella Santoso di Kasus Ekspor CPO
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan
Baleg DPR: Kewenangan Hitung Kerugian Negara Milik BPK
Sebelumnya, Amran menegaskan bahwa target ekspor jagung utamanya adalah bagaimana memenuhi negara tetangga, sebagaimana kesepakatan antara dua negara yakni Malaysia dan Filipina pada 2017 lalu.
"Kebutuhan Filipina 1 juta ton, dan Malaysia 3 juta ton," jelasnya.
Acara pelepasan ekspor jagung ini juga dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat yakni M. Zainul Madji atau biasa dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB), Bupati Kabupaten Sumbawa Husni Djibril dan para undangan lainya
Keyword : Kementan Amran Sulaiman Jagung