Selasa, 13/03/2018 19:51 WIB
Jakarta – Ada yang berbeda dari ujian nasional tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah menyertakan soal isian (essay) dari total 40 soal yang harus dikerjakan oleh siswa, khusus untuk pelajaran matematika.
Tapi jangan bayangkan dengan adanya soal isian ini, kamu harus membuat oret-oretan di atas lembar jawaban komputer.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Totok Suprayitno menjelaskan, siswa hanya perlu memberikan jawaban singkat.
“Sistem kami belum mendukung untuk mengenali tulisan siswa,” kata Totok, Selasa (13/3) di Jakarta.
Lestari Moerdijat: Perbaikan Ekosistem Pendidikan Vokasi harus Konsisten
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Bacakan Pledoi Hari Ini
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
Juga, jawaban tersebut tak ditulis manual seperti kamu mengisi lembar ujian semester. Karena menggunakan lembar jawaban komputer (LJK), kamu harus mengisi jawaban seperti kamu mengisi nama di LJK.
Misalnya, kamu memperoleh jawaban ‘120’ pada soal isian nomor satu. Maka di kotak yang tersedia, selain kamu harus menulis angka 120, juga harus melingkari angka satu, dua, dan nol.
“Kalau untuk UN baru angka. Karena harus dipindai melalui komputer,” ujarnya.
Totok menambahkan, ke depan pemerintah akan mencoba menjajaki learning machine, yaitu mesin yang mampu memindai tulisan dan kalimat yang ditulis oleh siswa di lembar jawaban. Nah, kalau sudah begini, UN dengan soal isian tak hanya berlaku untuk mata pelajaran matematika saja guys.
Keyword : Pendidikan Ujian Nasional Kemdikbud