Kamis, 08/03/2018 11:56 WIB
Palembang - Anggota Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ali Taher menyadari semakin pentinnya sosialisasi Empat Pilar mengingat adanya pergeseran pemikiran di masyarakat.
Demikian disampaikan usai memberikan Sosialisasi Empat pilar MPR, dihadapan keluarga besar Muhammadiyah Wilayah Sumatera Selatan. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, di Palembang, Rabu (7/3)
Pergeseran itu di antaranya, penyempitan pandangan yang dialami umat beragama. Penyempitan pandangan itu, kata Taher saat agama hanya sebatas simbol-simbol saja. Dan saat simbol itu terciderai, maka pemeluknya langsung bersikap emosional.
Kedua munculnya aliran budaya dalam masyarakat beragama, sehingga memunculkan perbedaan, baik di internal masyarakat yang sama, maupun dengan antar umat beragama.
Berbagai Makanan Tinggi Serat yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona
SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa untuk Saling Menguatkan
Ketiga yang juga mempengaruhi pergeseran di masyarakat adalah fanatisme kedaerahan yang berlebihan, sehingga muncul perdebatan tentang putra daerah dan non putra daerah.
Sedangkan yang keempat dan kelima adalah, Krisis penegakan hukum, yang menyebabkan wajah hukum dan idealisme hukum tidak terlihat, serta kesenjangan yang semakin lebar, sehingga menumbuhkan kecemburuan sosial yang sangat besar.
Karena itu, Ali Taher berharap MPR makin masif dalam melaksanakan sosialisasi empat pilar, agar menjangkau masyarakat luas. Dengan cara itu diharapkan, persatuan yang sempat tercabik bisa dipertahankan.
Pada saat yang sama, pemerintah juga harus berupaya keras, mengurangi kesenjangan yang terjadi selama ini. Pemerintah bisa tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur, tapi jangan lupa membangun kesejahteraan masyarakat.