Minggu, 04/03/2018 06:34 WIB
Jakarta - Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menyetujui penggunaan video asisten wasit (video assistance referee atau VAR) dalam gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia. Kesepakatan tersebut diambil dalam sebuah pertemuan di Zurich, Swiss pada Sabtu (3/3) kemarin.
Dengan demikian, publik sepak bola tinggal menunggu ketok palu keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) teknologi tersebut berlaku di seluruh kompetisi negara dan klub.
Namun sampai saat ini Presiden FIFA Gianno Infantino mengatakan, keputusan penggunaan VAR di dalam kompetisi klub dan Piala Dunia masih menanti pertemuan khusus yang digelar pada 16 Maret mendatang.
"Sampai hari ini, asisten video wasit adalah bagian dari sepak bola," kata Gianni dilansir dari BBC.
7 Negara yang Belum Pernah Lolos ke Piala Dunia
Kalah Lawan Bayern, Arbeloa Sebut Keputusan Wasit Tak Masuk Akal
FIFA Resmi Umumkan 52 Wasit Utama untuk Pimpin Piala Dunia 2026
"Kami harap keputusan yang dihasilkan dapat menguntungkan, karena VAR sangat positif," imbuhnya.
IFAB merupakan badan sepakbola yang terdiri dari FIFA dan asosiasi sepak bola Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Setiap asosiasi memiliki satu suara sah. Jika VAR ingin disahkan, maka setidaknya harus ada enam suara yang mendukung VAR.
"Saya akan mengatakan kepada para penggemar, pemain, dan pelatih bahwa itu akan berdampak, dampak positif. Itulah hasil penelitian," terang Gianni.
Sebelumnya Liga Premier diperkirakan tidak akan menggunakan VAR musim depan. Senada dengan keputusan UEFA yang enggan memakai teknologi itu dalam Liga Champions.
Sementara Liga Prancis (Ligue 1) sudah memutuskan akan mengenalkan VAR musim depan. Dan Bundesliga masih menanti kesepakatan pada 22 Maret nanti.
"Jika LIga Premier tidak menerapkannya, maka itu bukan berarti VAR buruk. Hanya soal waktu," kata kepala eksekutif Asosiasi Sepakbola Martin Glenn.
Keyword : VAR Piala Dunia