Alam Semesta Pernah Meledak Besar, Ini Teori Stephen Hawking yang Mesti Kita Tahu

Sabtu, 03/03/2018 10:01 WIB

Jakarta - Menurut Teori Big Bang, penciptaan alam semesta bermula dari sebuah ledakan besar yang mengakibatkan seluruh planet, bintang, dan galaksi tersebar luas, dan membentuk tatanannya sendiri.

Namun jika demikian, apa yang terjadi sebelum peristiwa Big Bang?

Pertanyaan itu dijawab oleh ilmuwan ternama Stephen Hawking. Menurutnya, peristiwa yang terjadi sebelum Big Bang diumpamakan sebagai `proposal tanpa batas`.

"Batasan alam semesta ialah tidak ada batasan," kata Hawking dilansir dari Popular Science.

Untuk memahami jawaban tersebut, Hawking menjelaskan, seumpama seseorang mengambil sebuah remote yang dianalogikan sebagai pengatur alam semesta, lalu tekan Rewind pada remote tersebut. Apa yang terjadi? Alam semesta jika dimundurkan 13,8 miliar tahun ke belakang, maka akan menyusut menjadi sebuah atom tunggal.

Bola subatomik itulah yang dikatakan Hawking sebagai Singularitas (ketunggalan).

"Peristiwa sebelum Big Bang tidak dapat didefinisikan, karena tidak mungkin seseorang mengukur apa yang terjadi pada diri mereka sendiri. Karena kejadian sebelum Big Bang tidak punya konsekuensi pengamatan. Seseorang mungkin mengeluarkan teori, dan mengatakan itu sebagai awal Big Bang," jelas Hawking.

 

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya