Jum'at, 02/03/2018 11:23 WIB
Jakarta - Malaysia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki bus amfibi sebagai moda transportasi. Bus yang bisa ngacir di darat dan air itu bakal beroperasi di Kuala Trengganu, Malaysia Timur, dan digunakan untuk mengantar wisatawan melewati perairan.
Amphicoach, demikian nama bus tersebut, sudah melakukan uji coba selama 45 menit dari Kampung Losong, menuju Pulau Wan yang berjarak beberapa kilometer. Kepala Menteri Trengganu Ahmad Razif berharap bus dapat dioperasikan dalam waktu dekat.
"Ada dua jembatan yang perlu dibuat agar kompatibel dengan kendaraan (bus amfibi, Red) ini. Kami juga perlu memastikan bahwa sopir memiliki izin yang diperlukan," ujar Razif dilansir dari Astro Awani.
"Departemen Jalan dan Transportasi dan Departemen Kelautan akan bekerja sama untuk memastikan kepatutan. Jadi saya yakin ini akan beroperasi secepatnya," imbuhnya.
PM Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timteng Berlanjut
Malaysia Minta Iran Tetap Waspadai Tipu Daya AS dan Israel
Malaysia Klarifikasi WFH Berlaku bagi PNS yang Tinggal Jauh
Karena masih dalam masa percobaan, pemerintah negara bagian belum mengumumkan harga tiket untuk tur melintasi darat dan air tersebut.
Harga Amphicoach juga tak murah. Diimpor dari Malta, Amphicoach dibeli dengan harga RM3,3 atau Rp11 miliar per busnya. Harganya setara dengan sebuah mobil Ferarri.
Harga mahal tampaknya tak jadi masalah. Karena selain bisa berfungsi mengangkut wisatawan, bus amfibi ini juga bisa digunakan sebagai moda penyelamat ketika terjadi banjir.
Keyword : Malaysia Bus Amfibi Otomotif