Kamis, 01/03/2018 17:07 WIB
Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan pelaku narkoba sebaiknya ditembak mati. Demikian disampaikan usai mengadakan diskusi kebangsaan Bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta, Senayan (1/3).
Indonesia bener - bener darurat narkoba. Kabarnya akan akan masuk lagi sekitar 500 ton hingga 600 ton secara bertahap. Dari satu ton dua ton hingga lima ton. "Itu bisa menghancurkan ketahanan nasional," jelasnya mengutip Budi Waseso atau Buwas.
Aboe Bakar Temui Ulama Madura, Sepakat Sinergi Berantas Narkoba
Anak Tiri Bunuh Ibunya di Tengerang, Diduga Terpengaruh Narkoba
Militer AS Kembali Serang Kapal di Pasifik Timur, Tiga Orang Tewas
Ketika ditanya soal pelantikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru, ia pun mengucapakan selamat. "Saya tahu betul Irjen (Pol) Heru Winarko, memiliki integritas, kompetensi dan memiliki semangat yang kuat. Karena itu mari kita dukung sama-sama agar bisa mengatasi darurat narkoba.
Terakhir, ia mengajak Mahasiswa untuk menjadi polopor untuk memperkuat persatuan. Ia menjelaskan bahwa saat ini ada kelompok yang ingin memecah belalah. "Yuk mari kita sama-sama MPR dan Mahasiswa untuk memperkuat persatuan," ujarnya.