Hacker Rusia Retas Data Pemerintah Jerman

Kamis, 01/03/2018 13:48 WIB

Berlin - Kantor berita Jerman DPA pada Rabu mengungkapkan, kelompok hacker asal Rusia telah menginfiltrasi jaringan data pemerintah yang digunakan oleh kementerian dan badan keamanan.

Aksi kelompok "APT28" tersebut pertama kali diketahui pada Desember 2017, namun otoritas Jerman telah mencurigainya sejak beberapa bulan silam.

Dalam pernyataan tertulis yang dirilis Rabu malam, Kementerian Dalam Negeri Jerman membenarkan bahwa pemerintah telah menyelidiki serangan keamanan siber yang menyerang Jaringan Informasi Administrasi Federal Jerman (IVBV).

"Serangan tersebut telah berhasil dikendalikan," jelas kementerian, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai siapa dalang serangan siber tersebut.

Jaringan data IVBV digunakan oleh sejumlah institusi negara, termasuk kantor kanselir kementerian luar negeri dan pertahanan, serta badan keamanan. (AA)

TERKINI
DPR Sahkan RUU APBN 2027, Ekonomi Ditarget Tumbuh 6 Persen Baleg DPR: RUU Satu Data Indonesia Jangan Terjebak Kepentingan Sektoral Tim Ekspedisi Patriot dan Warga Klamono Kolaborasi Salurkan Air Kolam Kasus Lapas Cibinong, DPR Desak Pemerintah Benahi Sistem Pemasyarakatan