Minggu, 28/01/2018 10:45 WIB
Jakarta - Kelompok Taliban mengklaim yang telah melakukan serangan bom bunuh diri dengan mengisi bahan peledak di dalam kendaraan ambulans di pusat ibukota Kabul Afghanistan. Satu minggu yang lalu, militan Taliban menewaskan 22 orang dalam serangan di hotel mewah di Kabul.
Pejabat setempat mengabarkan, kejadian itu telah menewaskan 95 orang dan menyebabkan 158 orang lainnya terluka. Bagi Taliban, inilah serangan mematikan yang paling menyebabkan banyak korban dalam beberapa bulan terakhir.
OKI Kecam Israel, HNW: Jatuhkan Sanksi Ekonomi, Putuskan Hubungan Diplomati
Berdalih Hukum Islam, Taliban Larang Unjuk Rasa di Afganistan
Taliban Buka Pintu Investasi untuk AS di Sektor Tambang
Keyword : Teroris Taliban Afganistan