Iran Tuding Arab Saudi Cederai Umat Muslim

Rabu, 17/01/2018 18:31 WIB

Tehran - Pemimpin tertinggi Iran mengatakan, keberpihakan negara petrodolar kepada Amerika Serikat dan Israel tentu merupakan pengkhianatan umat Muslimin.

Komentar Ayatollah Ali Khamenei itu disampaikan dalam konferensi yang dihadiri, perwakilan parlemen dari negara-negara Islam pada Selasa (16/1) waktu setempat di Teheran. Demikian menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi pemerintahan tersebut.

Terkait pengakuan baru-baru ini di Yerusalem sebagai ibu kota Israel, ia mengatakan bahwa Kota Suci tidak diragukan lagi adalah ibu kota Palestina. Ia mengatakan, langakh Washington tidak akan berbuah manis.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh Al Jazeera, Khamenei menuduh Arab Saudi membantu Amerika Serikat dan Israel. "Ini tentu pengkhianatan Umat Islam dan Dunia Muslim," katanya.

Pada bagian lain di dalam pidatonya, ia mengatakan, "Kami siap membuka persaudaraan bahkan dengan orang-orang Muslim yang pernah secara terbuka memusuhi Iran."

"Dunia Islam, dengan populasi yang begitu besar dan banyak fasilitas, tentu bisa menciptakan kekuatan besar di dunia dan dapat memiliki pengaruh besar melalui persatuan.

"Hawa hangat semacam itu di antara dunia Islam harus dihentikan dan kita seharusnya tidak membiarkan tempat yang aman itu diciptakan untuk rezim Zionis," jelasnya.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions