Korut Desak Korsel Tangguhkan Latihan Milter dengan AS

Kamis, 11/01/2018 11:49 WIB

Seoul - Pemerintah Korea Utara (Korut) meminta Korea Selatan (Korsel) menangguhkan latihan militernya dengan Amerika Serikat. Ia menyebut latihan tersebut penyebab utama meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.

Himbauan itu terjadi setelah kedua Korea sepakat melakukan perundingan tingkat tinggi mengenai partisipasi negara tersebut dalam Olimpiade Musim Dingin mendatang di Seoul, untuk mengadakan perundingan militer guna mengurangi ketegangan.

"Jika pemerintah Korsel benar-benar menginginkan detente dan perdamaian, mereka harus terlebih dahulu menghentikan semua tindakan militer yang mereka lakukan dengan AS," tulis Rodong Sinmun, harian Partai Pekerja yang berkuasa di Korut.

Latihan militer dengan skala besar dirancang untuk mengancam dan menyerang Korea Utara, adalah sumber utama ketegangan antar-korea dan mendorong semenanjung tersebut menjadi situasi yang tidak dapat diprediksi dan berbahaya.

"Kedua Korea tidak dapat menghilangkan ketidakpercayaan dan konfrontasi, dan bergerak menuju penyatuan, di bawah tekanan militer yang terus-menerus," kata surat kabar tersebut, dikutip dari Yonhap, Kamis (11/1)

Korut diperkirakan akan sangat menyerukan penghentian Korea Selatan-AS. latihan saat pembicaraan militer antar-Korea direncanakan dibuka.

Sebelumnya, Seoul dan Washington sepakat untuk menunda latihan gabungan mereka sampai setelah Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade, yang akan diadakan di kota pegunungan Korsel, PyeongChang, masing-masing dari 9-25 Februari dan 9-18 Maret.

TERKINI
Hari Dharma Wanita Nasional Setiap 5 Agustus, Ini Sejarahnya 5 Agustus 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Kalah dari Persib, Taktik Shin Tae-yong di Persija Mulai Dipertanyakan Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi Global, Peneliti Temukan Risiko Besar