Sabtu, 06/01/2018 10:51 WIB
Jeddah - Seluruh pekerja di Arab Saudi mendapatkan kenaikan tunjangan hingga $260 atau Rp3,4 juta, menyusul pemberlakukan pajak sebesar lima persen di negara tersebut. Tunjangan dimaksudkan untuk mengimbangi harga-harga yang terkena imbas pajak.
Dilansir dari BBC, Raja Saudi Salman bin Abdulaziz ingin mengurangi ketergantungan negara terhadap minyak. Terutama setelah terjadi gejolak baru-baru ini di pasar minyak mentah.
Namun pemberlakukan pajak pertambahan nilai (PPN) ini tidak akan menyasar layanan kesehatan dan pendidikan. Negara juga akan membayar pajak bagi warga yang melakukan pembelian rumah pertama mereka.
Tidak hanya karyawan Saudi yang mendapatkan tunjangan khusus. Militer Saudi yang sedang bertugas di Yaman dikabarkan akan menerima lebih dari $1000 atau Rp13,3 juta per bulan.
Israel Selidiki Foto Tentara IDF Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman
Hizbullah Beri Lima Syarat Gencatan Senjata dengan Israel
Keyword : Arab Saudi Mesir Timur Tengah Pajak