Terkuak, Nauru "Disogok" Rp975 Juta oleh Israel

Jum'at, 29/12/2017 19:18 WIB

Tel Aviv - Israel `membeli` suara sebuah negara kecil, Nauru, dalam pemungutan suara di Kantor Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem. `Harga` suara Nauru ialah $72.000 atau Rp975 miliar.

Dilansir dari MEMO, dua minggu jelang voting pengambilan keputusan di PBB, Israel membeli sistem pengolahan limbah, yang diberikan kepada Nauru. Surat kabar Israel Yedioth Anrohoth mengatakan, Komisi Tender di Kementerian Luar Negeri Israel bahkan menyetujui pembelian tersebut, tanpa tender.

"Nauru merupakan negara terkecil, dan populasinya sedikit. Ini ada hubungannya dengan jalinan persahabatan antara Nauru dan Israel. Presiden Nauru meminta perdana menterinya menerima bantuan pengolahan limbah, sesuai dengan kebutuhan pulau ini," tulis Yedioth Anrohoth.

"Biaya kesepakatan mencakup semua biaya tambahan, termasuk biaya penerbangan, akomodasi, dan biaya hidup untuk tim yang memasang sistem," lanjutnya.

Nauru adalah negara kecil dengan luas 21 kilometer persegi dan total penduduk 11.359. Saat pengambilan putusan di PBB, Nauru menjadi satu dari sembilan negara yang menentang Resolusi PBB. Sayang, tambahan Nauru tidak membuat keputusan final berubah. 128 negara memilih resolusi, sementara 35 lainnya abstain.

TERKINI
Juara Liga Spanyol, Flick Sampaikan Pesan Emosional untuk Fans Kemendikdasmen Berkomitmen Hadirkan Bermutu hingga Wilayah 3T KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Maidi Netanyahu Berencana Lepas dari Ketergantungan Militer AS