Dewan Islam-Kristen Yerusalem Dukung Palestina Angkat Senjata

Rabu, 27/12/2017 11:03 WIB

Jakarta - Dewan Islam-Kristen mengecam pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel, oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menurut badan tersebut, Yerusalem merupakan tanah air dan ibu kota abadi orang Palestina.

"Pengakuan AS atas Yerusalem telah membuat dunia runtuh. Amerika telah menginjak-injak legitimasi internasional yakni Resolusi Dewan Keamanan PBB dan Kesepakatan Oslo," kata anggota Dewan Islam-Kristen Pastor Manuel Mosallam dilansir dari MEMO.

Dalam resolusi dua negara, Mosallam mencatat bahwa proyek ini sudah berlangsung sejak lama. "Orang-orang Palestina tidak percaya kepada siapapun. Mereka hanya percaya senjata, perlawanan, dan darah mereka," ujarnya.

Karena itu, Mosallam mengatakan Dewan Islam-Kristen mendukung penuh rakyat Palestina mengangkat senjata, dalam upaya merebut kembali Yerusalem dari tangan Israel dan AS.

"Al-Aqsa adalah bagian dari agama Islam," sebutnya.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Mosallam meminta negara-negara Muslim dunia mempersenjatai tentara Palestina, yang dia sebut dapat membantu Palestina merebut Al-Aqsa.

Mosallam juga mendesak Otoritas Palestina (PA) dan Hamas meluncurkan skema layanan wajib militer bagi pemuda Palestina, untuk membentuk tentara khusus.

TERKINI
Masih Seksi di Usia 61 Tahun, Demi Moore Dipuji Putrinya Rumer Wilis Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat Perselisihan Hukum antara Jamie Spears dan Britney Spears Terus Berlanjut Puluhan Musisi Suguhkan Tampilan Berkelas di Jakarta Street Jazz Festival 2024