Kutuk Trump, PPP Instruksikan Kader Turun Aksi Bela Palestina

Minggu, 17/12/2017 14:12 WIB

Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginstruksikan kepada seluruh kader untuk ikut dalam aksi damai Bela Palestina, Minggu (16/12). Instruksi tersebut tertuang dalam surat DPP nomor 1522 tertanggal 15 Desember 2017.

Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy (Romi) mengatakan, membela Palestina dan mempertahankan Kota Yerusalem berarti membela tegaknya panji-panji Islam di Dunia. Sebab, Yerusalem (al-Quds) merupakan kota suci karena di dalamnya terdapat Masjidil Aqsha.

"Kader PPP khususnya di Jabodetabek wajib bergabung dalam aksi solidaritas bela Palestina," kata Romi.

Untuk itu, kata Romi, sikap Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel merupakan bentuk intimidasi kepada bangsa Palestina yang berpotensi memicu perang dunia ketiga.

Atas dasar itu, ia mengukut sikap sepihak Trump atas pengakuan Yerusalem tersebut. "Sikap politik Donald Trump sebagai p bentuk inprealisme baru dan pelanggaran HAM," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Romi mendukung sikap tegas pemerintah Indonesia terhadap kecerobohan Donald Trump. Termasuk juga sikap tegas Presiden Jokowi dalam Konferensi Luar Biasa OKI di Istanbul, Turki.

"Negara-negara Islam yang tergabung dalam keanggotaan OKI juga telah memutuskan tetap mengakui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Negara Palestina," pungkasnya.

TERKINI
Taiwan Desak China Akui Insiden Berdarah Tiananmen 1989 Mengintip Peringkat Rupiah di ASEAN usai Dolar Tembus Rp18.000 Tok! Parlemen AS Sepakat Hentikan Aksi Militer terhadap Iran Uni Eropa Proses Keanggotaan Ukraina dan Moldova ke Tahap Lanjut