Menlu Iran Tegaskan, Yerusalem Tetap Milik Arab dan Islam

Kamis, 07/12/2017 13:02 WIB

Tehran - Menteri Luar Negeri Iran,  Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa al-Quds (Yerusalem) akan tetap menjadi milik negara Arab dan Islam. Demikian disampaian melalui akun Twitternya

Pernyataan Zarif hanya berselang sehari setelah Donald Trump menyatakan Amerika Serikat mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel dan mengumumkan rencana untuk memindahkan kedutaan Amerika Serikat di sana.

"Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Trump dari Ruang Penerimaan Diplomatik Gedung Putih dilansir Tehran Time, Kamis (7/12)

Kementerian Luar Negeri Iran juga mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengecam keras keputusan Trump. Ia mengatakan kebijakan tersebut secara terbuka melanggar resolusi internasional.

Israel menduduki al-Quds pada tahun 1967. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa telah menyetujui resolusi yang menuntut Israel untuk menarik diri dari wilayah-wilayah pendudukan.

TERKINI
Niat Cari Suaka, Ratusan Orang Malah Tewas dan Hilang di Laut Komisi I Soroti Pelibatan TNI Awasi Kepatuhan Pajak BKSAP DPR Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber Nanik S Deyang Spill Penggantinya di BGN: "Adik Saya"