Kasus e-KTP, Demokrat: DPR Harus Dijaga Marwahnya

Selasa, 28/11/2017 19:42 WIB

Jakarta - Marwah DPR sebagai lembaga negara yang mewakili rakyat harus dijaga dari kasus korupsi e-KTP. Hal itu terkait kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeret Ketua DPR Setya Novanto dan sejumlah anggota DPR.

Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan, kasus e-KTP yang menyeret Novanto sebaiknya tidak menyandera marwah DPR.

"Tentunya lembaga besar di DPR yang dihuni hampir semua fraksi dan semua partai politik, ini harus dijaga marwahnya," kata Ibas, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/11).

Hal itu menanggapi status Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP dan menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana, meski menjadi tahanan KPK, Novanto masih menjabat sebagai sebagai Ketua DPR.

Ibas berharap, demokrasi tetap ada di DPR dan lembaganya harus dinilai baik. Sehingga, jangan sampai kasus korupsi yang menyeret sejumlah anggota dewan dikaitkan dengan lembaga DPR.

"Bukan rumahnya yang salah kalau ada seseorang atau orang-orang tertentu dianggap bersalah di mata hukum," tegas putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

TERKINI
Berbagai Doa yang Diajarkan Rasulullah saat Sedang Sakit Cara Mengatasi Jenuh Belajar Menurut Hadis Nabi Muhammad Makna dari Hadis Nabi tentang Mukmin yang Cerdas dan Bertakwa Hari Selancar Internasional: Asal Usul, Sejarah, dan Makna Peringatannya