Komisi I DPR Dorong LKBN Antara jadi Kantor Berita

Selasa, 28/11/2017 16:08 WIB

Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Elnino M. Husein Mohi meminta kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, untuk tidak menjalankan kinerja seperti Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah. LKBN Antara harus menjadi kantor berita yang sesungguhnya.

Demikian dikatakannya di sela-sela Rapat Dengar antara Komisi I DPR dengan Direktur Utama LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/11). RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid.

“Tugas LKBN Antara itu adalah harusnya menjadi kantor berita sebenarnya, dimana seluruh berita ada di situ, yang well verified, valid, dan berkaitan dengan publik. Bahkan dalam banyak hal, mestinya opini publik yang ada di media online, mestinya lebih banyak di-drive oleh Antara daripada situs berita lainnya,” kata Elnino.

Politisi F-Gerindra itu menambahkan, dirinya berharap LKBN Antara berperan sebagai bukan bagian dari pemerintah. Tapi menempatkan sebagai institusi yang bertanggung jawab kepada masyarakat, kendati didanai oleh negara.

“LKBN Antara boleh mengkritik Presiden, yang penting kritiknya valid dan tidak asal-asalan seperti media online yang tidak bertanggung jawab. Kita berharap kepada Antara bisa menjadi media percontohan,” harap politisi asal dapil Gorontalo itu.

TERKINI
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui