Senin, 20/11/2017 20:42 WIB
Washington - Komite Senat Keuangan Kongres Amerika Serikat memerintahkan Departemen Keuangan Gedung Putih menyelidiki kekayaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dilansir Al arabiya, Senin (20/11), selain nama Khamenei,sekitar 80 pejabat senior Iran lainnya dan komandan Garda Revolusi (IRGA) juga diperikasa asal-usul kekayaan mereka.
Departemen tersebut juga diminta untuk mengungkap jumlah sebenarnya kekayaan mereka dan bagaimana mereka diinvestasikan dan dipergunakan.
Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengatakan bahwa komite tersebut menyetujui sebuah resolusi yang mewajibkan Departemen Keuangan untuk menerapkan "Undang-Undang Transparansi Aset Kepemimpinan Iran."
Parlemen Klaim Kemenangan Iran, Sebut Gencatan Senjata Strategi
Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Timur Tengah Terus Memanas
Kejadian ini tidak berselang lama setelah pada Minggu (19/11), negara Arab bersatu melawan agresi Iran di wilayah Timur Tengah. Pemerintah Arab Saudi mengatakan tidak akan tinggal diam atas ancaman terhadap keamanan nasionalnya. Sementara kita tahu, Saudi memiliki hubungan erat dengan Amerika Serikat.
Keyword : Iran Kesepakatan Nuklir Amerika Serikat