Senin, 30/10/2017 14:20 WIB
Jeddah – Setelah 27 tahun berlalu, kerajaan Arab Saudi akhirnya mencabut larangan terbang maskapai Saudi Airlines ke Irak, per Senin (30/10).
Menandai pencabutan tersebut, Direktur Jenderal Saleh bin Nasser al-Jasser bersama para wartawan dan penumpang, terbang ke Baghdad untuk pertama kalinya pada Minggu (29/10) kemarin.
Dikutip dari kantor berita SPA, selama 27 tahun terakhir, Arab Saudi dan Irak bersitegang gegara mantan Presiden Irak Saddam Hussein menyerang negara tetangga Saudi, Kuwait pada 1990. Penyerngan itu membuat Saudi geram dan menyetop penerbangan ke Irak.
Namun kisah lama itu kini sudah berubah. Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) merayu Baghdad untuk sama-sama menghentikan pengaruh Iran di level regional. Pada Agustus lalu, kedua negara bahkan siap membuka jalur perdagangan di perbatasan Arar untuk pertama kalinya sejak 1990.
Israel Selidiki Foto Tentara IDF Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman
Penumpang Bagikan Kesaksian Insiden Delay Bagasi Parah di KLIA
“Bulan ini Saudi membentuk komisi perdangangan bersama dengan Irak,” demikian dikutip dari Reuters.
Keyword : Arab Saudi Penerbangan Timur Tengah