Sabtu, 28/10/2017 19:25 WIB
Jakarta – Ratusan penghafal Al Quran (hafidz, Red) yang datang dari berbagai kota se-Indonesia, mengucapkan ikrar persatuan di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Pembacaan ikrar yang berbarengan dengan ajang Musabaqah Hifzhul Quran (MHQ) ke-3 antar Pondok Pesantren se-Indonesia itu bertujuan, agar para santri dapat menguatkan komitmen dalam menjaga keutuhan NKRI, dan menjaga nilai-nilai toleransi, di tengah ancaman bahaya radikalisme yang ingin merongrong kedaulatan negara.
“Para santri diharapkan membawa nilai-nilai agamis, serta mampu menjaga toleransi dan keberagaman etnis yang ada di Indonesia, juga berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan, demi terciptanya ruh untuk menjaga keutuhan Indonesia,” ujar Ketua Panitia Musabaqah Hifzhul Quran (MHQ) Sofwan Manaf, Sabtu (28/10) di Jakarta.
MHQ ke-3 2017 merupakan kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Pesantren Darunnajah dengan lembaga pendidikan Al Quran asal Doha, Qatar.
Konsisten Memperjuangkan Pesantren, Fraksi PKB DPR RI Raih KWP Award 2026
Ikuti Ujian Nasional Kesetaraan, Ijazah 69.176 Santri Diakui
HNW Ingatkan Agar Ditjen Pesantren Segera Diwujudkan
Ajang ini diikuti oleh 426 hafidz dan hafidzoh yang sudah melewati tahap seleksi di 14 kota se-Indonesia. Antara lain Medan, Kuningan, Tidore, Maros, Tenggarong Martapura, Dumai, Palembang, DKI Jakarta, Magelang, Surabaya, Bondowoso, Sumbawa dan Lombok.
Keyword : Sumpah Pemuda Santri Hafidz Pesantren