Jum'at, 27/10/2017 22:38 WIB
Tokyo- - Dipaksa menghitamkan rambut cokelat alaminya atau dilarang masuk sekolah, seorang siswi melayangkan gugatan ditujukan ke pemerintah Osaka dengan kerugian sekitar 2,2 juta yen atau setara Rp257 juta karena membuat iritasi.
Tuntutan hukum yang diajukan di Pengadilan Distrik Osaka, siswi berusia 18 tahun tersebut mengatakan, ibunya telah memberi tahu Kaifukan School di kota Habikino bahwa sekolah tersebut memiliki kebijakan yang melarang pewarnaan rambut, lapor media.
Kampus Inklusif Bukan Sekadar Regulasi, tapi Harus Segera Direalisasikan
Lahirkan Bayi Ketujuh, Politisi Perempuan Jepang Viral
Kawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru
Keyword : Pendidikan Kebijakan Sekolah Jepang