Kamis, 05/10/2017 16:40 WIB
Jakarta – Sadar atau tidak, berhubungan seksual atau Making Love (ML) punya tiga tujuan utama, yaitu kesenangan (fun), kenikmatan atau kepuasan (pleasure), dan orgasme.
Tapi jangan salah, obsesi kalian para laki-laki, untuk mendapatkan tiga hal tadi bisa saja gagal terwujud tanpa kalian sadari, lantaran ada tindakan-tindakan tertentu yang tidak disukai oleh pasangan. Apa saja?
Karena dengan alasan belum puas, biasanya lelaki menyentuh Miss V setelah pasangan mengalami orgasme. Padahal sentuhan itu akan membuat mereka merasa sakit. Meski di satu sisi, mereka juga pasti akan mendesah.
Diam sepanjang permainanSuara desahan bisa dibilang mampu membangkitkan gairah seksual. Namun, tak jarang pasangan hanya diam sepanjang permainan (play silent). Tahukah kamu bahwa suara desahan dapat membuat permainan makin ‘panas’?
UU PPRT Langkah Maju Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di Indonesia
Komnas HAM Nilai UU PPRT Perkuat Perlindungan dan Keadilan Pekerja
Arif Rahman: UU PPRT Hadirkan Keadilan bagi Pahlawan Domestik
Ketika pasangan hendak mencapai orgasme, biasanya lelaki menambah kecepatan mereka supaya dapat melakukan orgasme secara bersama-sama.
“Jangan mengubah kecepatan secara tiba-tiba. Tetaplah melakukannya dengan kecepatan awal,” dikutip dari Daily Star.
Hanya karena nafsu menggebu-gebu, kadang pemanasan (foreplay) terlupakan. Akibatnya, ketika wanita baru akan menikmati permainan, laki-laki sudah mengalami ejakulasi. Cobalah mulai dari berciuman, membuka baju, hingga melakukan beberapa sentuhan.
Penetrasi terlalu dalamMenekan atau melakukan penetrasi terlalu dalam ke arah kelamin wanita tidak selalu berarti bagus. Kadang beberapa wanita merasa kesakitan saat serviks mereka tertekan. Apalagi jika kamu memiliki tubuh yang besar.
Keyword : Seks Rumah Tangga Gaya Hidup