Selasa, 15/08/2017 10:01 WIB
Beijing – Meskipun ‘galak’ menekan Korea Utara (Korut) terkait nuklir, namun kalau soal perdagangan, China lebih lentur. Setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sanksi larangan impor untuk Korea Utara (Korut) pada 5 Agustus lalu, ternyata China belum menerapkan aturan tersebut.
Dikutip dari Morning Star, baru kemarin (14/8) China menetapkan tanggal untuk memberlakukan sanksi tersebut. Itu pun akan berlaku 5 September nanti, sebulan setelah DK PBB mengeluarkan keputusan.
“Setelah itu, masuknya barang-barang ini (batu bara, besi, dan timah hitam, Red) akan dilarang,” ujar otoritas Bea Cukai China.
China sebenarnya telah menghentikan impor batu bara dari Korut sejak Februari lalu. Namun perdagangan di sektor lain justru meningkat. Ekspor Korut ke China dalam bentuk pakaian rajut, ponco hujan tidak terpengaruh oleh sanksi tersebut. Pemimpin China pun ogah memblokir semua perdagangan, sebab khawatir akan menimbulkan persoalan ekonomi baru di negerinya.
AS Kecam Intimidasi China demi Gagalkan Perjalanan Presiden Taiwan
Tekanan China Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Eswatini
Latihan Perang di Pasifik Barat, China Masuki Area Milik AS
Keyword : China Korea Utara Sanksi PBB