Politikus NasDem: Kita Bunuh Mereka sebelum Kita Dibunuh

Jum'at, 04/08/2017 12:32 WIB

Jakarta - Pidato Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat menuai kontroversi. Sebab, dalam pidato tersebut Victor menyinggung empat partai yang mendukung berdirinya khilafah di Indonesia.

Bahkan, Victor menyerukan perlawanan terhadap pihak yang mencoba mengubah ideologi Indonesia menjadi khilafah. Victor menegaskan akan mengeksekusi mereka.

"Negara khilafah tak boleh ada perbedaan, semua harus solat. Saya tidak provokasi. Nanti negara hilang, kita bunuh pertama mereka sebelum kita dibunuh," tegas Victor, dalam sebuah video berdurasi 02.06 itu.

Victor menyebut ada kelompok ekstremis yang tidak menginginkan dasar negara NKRI. Dan ada empat partai politik yang mendukung berdirinya khilafah di Indonesia.

"Kelompok-kelompok ekstremis ini mau bikin satu negara lagi, tak mau di negara NKRI. Domo ganti dengan nama khilafah. Ada sebagian kelompok ini mau bikin negara khilafah," kata Victor, dalam video tersebut.

"Dan celakanya partai-partai pendukung ada di NTT. Yang dukung khilafah ini ada di NTT itu nomor satu Partai Gerindra, nomor dua itu namanya Demokrat, partai nomor tiga itu PKS, nomor empat itu PAN," lanjut Victor.

TERKINI
Data Sementara Korban Gempa NTT: 14 Orang Meninggal Dunia, 13 Lainnya Luka Libur HUT ke-81 RI, Naik Whoosh Rp8.800 dan Diskon hingga Rp200.000 Gempa NTT, Menhub Instruksikan Periksa Menyeluruh Fasilitas Transportasi Ketua DPR Minta Pendataan Korban Gempa NTT Dipercepat