Sabtu, 22/07/2017 18:49 WIB
Teheran - Mantan kepala diplomasi Iran, Kamal Kharraz mengatakan Teheran siap membuka dialog dengan Arab Saudi untuk menyelesaikan perselisihan.
"Kami siap bernegosiasi dengan Arab Saudi," kata Kharrazi kepada sejumlah jurnalis Prancis, Le Point melaporkan pada Jumat (21/7) dilansir Tehran Time pada Sabtu (22/7)
Iran dan Arab Saudi berselisih sejak konflik terjadi di Suriah pada 2011. Hubungan tersebut mengalami lebih banyak kemunduran karena 464 jemaah haji Iran dilumpuhkan sampai mati dalam penyerbuan di Mekah pada September 2015.
Hubungan tersebut mulai memburuk saat sejumlah warga Iran menyerang misi diplomatik Saudi di Teheran dan Masyhad untuk memprotes eksekusi ulama pro-demokrasi Nimr al-Nimr pada Januari 2016. Meskipun pejabat senior Iran mengecam tindakan tersebut, Saudi benar-benar memutuskan hubungan dengan Teheran.
Iran: Keamanan Hormuz Bergantung pada Kebebasan Ekspor Minyak Iran
Israel Selidiki Foto Tentara IDF Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Kapal Perusak AS Tembak dan Sita Kapal Iran di Teluk Oman
Iran berusaha mencapai Arab Saudi, meski penguasa baru di Riyadh enggan menanggapi tawaran Iran secara positif. Dalam wawancara dengan Tehran Times baru-baru ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi mengatakan Arab Saudi berada di bawah ilusi dalam melihat Iran sebagai ancaman.
Keyword : Iran Arab Saudi Timur Tengah