Kamis, 29/06/2017 14:06 WIB
Beijing - Pemerintah Australia dituding telah melancarkan aksi mematai-matai kedutaan dan warga China di Australia untuk mendapatkan informasi intelijen. China Curiga, aksi ini terkait hubungan pertahanan Canberra dengan Washington.
Kabar itu dilansir surat kabar berpengaruh China, Global Times yang menyebutkan sumber pejabat dari Departemen Keamanan Nasional China. Diberitakan, "petugas Australia yang menyamar, mendekati orang China, yang bekerja atau tinggal di luar negeri, untuk mengumpulkan informasi atau bahkan mendorong mereka melakukan subversi pada China," kata laporan itu.
Korban Banjir Nepal-China Tembus 1.325 Orang, 5.584 Orang Masih Hilang
Korban Banjir Nepal-China Tembus 1.300, 5.624 Orang Masih Hilang
Dua Orang Selamat Setelah Terjebak Lebih dari Sepekan di Terowongan Nepal
Keyword : China Intelijen Australia